Meningkatkan Penjualan per Pembeli
Menganalisis Kebiasaan Belanja Pembeli
Setiap Pembeli pasti memiliki kebiasaan berbelanja yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh sifat atau perilaku serta kebutuhannya masing-masing. Dalam meningkatkan Penjualan per Pembeli, langkah utama yang perlu Anda lakukan adalah mengetahui Komposisi Pembelian. Anda perlu mengetahui produk apa yang disukai serta produk yang biasanya dibeli bersamaan oleh Pembeli.
Untuk melihat Komposisi Pembelian, Anda dapat meng-download data pesanan di Pesanan Saya > Pilih Waktu Pesanan Dibuat (dari awal tahun hingga data saat ini) > Pilih Export > Pilih Download.
Pada data yang telah di-download, Anda dapat mengetahui produk yang banyak dibeli serta produk yang sering dibeli bersamaan. Dengan data ini, Anda dapat menentukan produk apa saja yang cocok untuk dijadikan produk pelengkap dan produk yang dapat meningkatkan pembelian.
Strategi Meningkatkan Penjualan per Pembeli
- Voucher Toko Saya
Untuk meningkatkan Penjualan per Pembeli, Anda dapat membuat Voucher Toko Saya. Hal ini karena tidak sedikit Pembeli yang menambah pesanannya agar mendapatkan keuntungan dari Voucher Toko Saya. Anda dapat membuat voucher untuk ditampilkan pada semua halaman produk agar peluang voucher digunakan semakin besar.
Untuk menentukan nominal Voucher Toko Saya yang tepat, lihat data yang telah di-download pada Komposisi Penjualan > Lihat tab Komposisi Harga Pesanan > Hitung nilai Penjualan per Pembeli (Penjualan : Total Pembeli) di setiap Rentang Harga pesanan.
Setelah mengetahui nilai Penjualan per Pembeli untuk setiap Rentang Harga, Anda dapat membuat Voucher Toko Saya untuk masing-masing Rentang Harga tersebut dengan minimum pembelanjaan sesuai dengan nilai Penjualan per Pembeli.
Gunakan tabel perhitungan di bawah untuk memastikan voucher yang Anda buat dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal.
Berdasarkan data Excel tersebut, Anda dapat membuat voucher dengan minimum pembelanjaan sesuai dengan nominal yang ada pada kolom Penjualan per Pembeli. Contohnya, untuk Rentang Harga 0-72.000, Anda dapat membuat Voucher Toko Saya dengan minimum pembelanjaan Rp41.000 (hasil pembulatan). Sementara untuk Rentang Harga 72.000-120.000, Anda dapat membuat voucher dengan minimum pembelanjaan Rp85.000.
Anda juga dapat membuat Voucher Toko Saya dengan minimum pembelanjaan yang sedikit lebih besar dari nilai Penjualan per Pembeli, yaitu dengan menjumlahkan nilai Penjualan per Pembeli dengan nilai rata-rata harga produk pada setiap Rentang Harga.
Contohnya, nilai Penjualan per Pembeli di toko Anda untuk Rentang Harga 0-72.000 adalah Rp41.000. Setelah Anda analisis, ternyata rata-rata harga produk untuk rentang harga tersebut adalah Rp16.000.
Dari data ini, maka Anda dapat membuat Voucher Toko Saya pada Rentang Harga tersebut dengan minimum pembelanjaan Rp41.000 + Rp16.000 = Rp57.000 untuk mendapatkan potongan belanja.
Simak video berikut untuk mengetahui cara menentukan nominal Voucher Toko Saya secara lebih detail.
💡 Tips
Gunakan Voucher Ikuti Toko dengan nominal/persentase diskon yang lebih besar dari voucher lainnya untuk mendorong nilai pembelian yang lebih besar.
- Upselling & Cross Selling
Upselling merupakan strategi untuk mendorong Pembeli membeli produk dalam kategori yang sama, tetapi dengan model yang lebih mahal dan spesifikasi produk yang lebih unggul. Contohnya, Anda dapat merekomendasikan Laptop 15” seharga Rp7.800.000 kepada Pembeli yang akan membeli Laptop 11” seharga Rp3.800.000 untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
Cross Selling merupakan strategi untuk mendorong Pembeli agar melengkapi produk yang akan dibeli dengan produk komplementer (pelengkap). Contohnya, Anda dapat merekomendasikan printer kepada pelanggan yang akan atau telah membeli Laptop 11”. Anda juga dapat mengirimkan rekomendasi produk pelengkap kepada pelanggan melalui fitur Chat dengan menyertakan diskon menarik.
Namun, sebelum menerapkan Cross Selling, pastikan produk pelengkap yang Anda tawarkan memang memberikan keuntungan yang lebih bagi toko Anda. Sama halnya dengan Upselling, menawarkan produk yang lebih mahal kepada Pembeli juga belum tentu menghasilkan keuntungan yang lebih besar.
Oleh karena itu, pastikan produk yang Anda tawarkan, baik untuk Upselling maupun Cross Selling, dapat memberikan keuntungan lebih bagi toko Anda, tidak hanya untuk meningkatkan Penjualan per Pembeli toko saja.
💡 Tips
Buat Katalog Produk yang jelas untuk memudahkan Anda dalam menerapkan Cross Selling dan Upselling. Hal ini juga akan memudahkan Pembeli dalam melakukan pencarian produk.
- Paket Diskon & Kombo Hemat
Paket Diskon merupakan jenis promosi yang dapat membantu Anda untuk menjual lebih banyak produk dalam satu pesanan. Paket Diskon cocok digunakan untuk jenis produk yang saling melengkapi. Dengan Paket Diskon, Pembeli akan membeli produk-produk pelengkap yang ditawarkan karena merasa diuntungkan dengan harga yang lebih murah.
Selain itu, Paket Diskon juga bisa diterapkan pada produk yang sama. Anda dapat memilih satu produk tertentu agar Pembeli membeli produk tersebut dalam jumlah yang banyak dan dapat menikmati promo Paket Diskon. Pembeli dapat melihat tag khusus ketika berbelanja produk Paket Diskon.
Kombo Hemat juga dapat meningkatkan nilai Penjualan per Pembeli. Produk best seller dapat dipasangkan dengan produk pelengkap yang kurang penjualannya tetapi tetap bisa melengkapi produk best seller.
Selain memicu pembelian produk lainnya, Kombo Hemat juga dapat menarik perhatian Pembeli dengan Hadiah Gratis. Sebagai hadiah, berikan produk dengan harga yang tergolong murah dan identik dengan produk kombo yang Anda buat.
💡 Tips
Ikuti program Gratis Ongkir Shopee untuk menarik minat Pembeli agar membeli lebih banyak. Sesuaikan tipe voucher gratis ongkir dengan rata-rata pesanan Pembeli.
Cara Pintar Meningkatkan Penjualan per Pembeli
- Dekorasi Toko yang Menarik & Kategori Produk yang Rapi
Mayoritas Pembeli yang melihat Halaman Produk akan mengunjungi Halaman Toko. Oleh sebab itu, penting untuk Anda membangun nuansa toko yang menarik dan menambahkan strategi marketing sebagai pemicu pembelian, seperti mengatur Kategori Toko dan menampilkan voucher pada halaman produk.
Pelanggan akan menghabiskan waktu hingga 20% lebih lama pada toko yang menggunakan Dekorasi Toko menarik serta Kategori Produk yang rapi. Manfaatkan Fitur Dekorasi Toko untuk menampilkan Kombo Hemat Produk Unggulan yang dipasangkan dengan Produk Pelengkap pada Halaman Toko.
Gunakan Kategori Toko untuk memudahkan Pembeli menemukan produk-produk pelengkap dan memenuhi minimum pemakaian voucher. Contohnya, Anda dapat membuat kategori produk “Di Bawah 120RB” atau “Di Bawah 50RB” . Selain itu, buat kategori untuk produk yang sedang dalam masa promosi agar memudahkan Pembeli menemukan produk diskon lainnya.
- Informasi Stok Produk yang Akurat
Tidak sedikit Penjual kehilangan Pembeli karena terkendala stok yang kosong atau Penjual harus membatalkan pesanan karena stok yang dipasang tidak akurat. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu memperbarui informasi produk dengan stok yang akurat agar Pembeli tidak pergi ke toko lain.
- Penguasaan Teknik Copywriting
Teknik penulisan atau copywriting yang baik dapat memengaruhi Pembeli untuk membeli lebih banyak produk. Anda dapat meningkatkan Penjualan per Pembeli dengan menggunakan selective headline pada konten yang Anda bagikan di media sosial.
Selective headline cocok digunakan jika Anda ingin menargetkan kalangan tertentu. Saat Anda menyebutkan target pasar tertentu dalam Headline, tentu pembaca yang merasa ada dalam kelompok tersebut akan “terpanggil” untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai apa yang Anda tawarkan.
Dalam membuat sebuah konten, Anda harus menjadi seorang Penjual yang menyampaikan keunikan produk Anda sekaligus memberikan rekomendasi bagi Pembeli. Copywriting yang baik juga wajib diterapkan saat melakukan UpSelling dan Cross Selling melalui fitur Chat.
💡 Tips
Teknik copywriting juga dapat diterapkan pada penulisan deskripsi produk. Tuliskan keunggulan produk Anda secara lengkap dan akurat untuk menghindari pertanyaan Pembeli serta meningkatkan penjualan.
Komentar
Posting Komentar