Pentingnya Branding Toko yang Kuat agar Mudah Diingat Pembeli
Mengapa Branding itu Penting?
Dalam menjalankan bisnis, dibutuhkan strategi untuk Penjual dalam bersaing secara sehat. Berbagai upaya dilakukan Penjual dengan harapan bisa menjadikan toko dan produknya sebagai pilihan utama bagi Pembeli. Hal ini dapat terjadi dengan memiliki branding yang kuat.
Sebagai pelaku bisnis, branding sangat penting karena akan menjadi identitas yang membuat toko Anda terlihat berbeda dari toko pesaing yang menjual produk serupa. Branding merupakan sebuah kegiatan untuk meningkatkan karakter, citra, dan kesan dari sebuah toko/produk.
Untuk menciptakan branding yang kuat, diperlukan upaya kreatif seperti penentuan nama toko, pembuatan logo, desain, dan lainnya untuk membentuk/mengubah persepsi Pembeli dan calon Pembeli kepada Anda sebagai toko/produk yang terbaik. Jika nama toko dan logo memiliki karakteristik yang khas, maka akan mudah membedakan satu produk dengan yang lain, juga meminimalisir kemungkinan terjadinya pembajakan.
Dengan demikian, Pembeli dan calon Pembeli bisa lebih mengenal, menyukai, dan menyerahkan kepercayaan mereka kepada Anda, sehingga akan memudahkan Anda untuk melakukan penjualan produk.
Tips Branding yang Tepat
1. Melihat Potensi Target Market
Target Market adalah sekelompok orang yang menjadi target penjualan produk Anda. Penentuan target market mampu melayani semua jenis calon Pembeli, karena beragamnya karakter, kebutuhan dan keinginan. Untuk melihat target market, Anda perlu mempertimbangkan beberapa variabel segmentasi pasar seperti:
- Geografis
Untuk mengetahui lokasi target market Anda, silakan download data Pesanan Saya melalui Seller Centre. Anda dapat mengikuti langkah-langkahnya dengan membaca halaman 16-18.
Jika Pembeli lebih banyak di dalam kota, Anda bisa jadikan sebagai target market dan memanfaatkan pengiriman instant/same day untuk menciptakan branding toko dengan layanan pengiriman yang cepat.
Jika Pembeli lebih banyak di luar kota, Anda bisa jadikan sebagai target market dan memanfaatkan pilihan jasa kirim lainnya dengan memberikan kesempatan calon Pembeli untuk memilih sesuai dengan perhitungan biaya dan jangkauan pengiriman.
- Demografis
- Psikografis
Anda bisa melakukan Survey & Studi tentang demografi untuk melihat apakah ada temuan psikografis (daya beli, gaya hidup, dan kelas sosial) atau tidak melalui Perusahaan Riset Pasar. Berikut beberapa situs web yang dapat memberi banyak informasi tentang kelompok demografis tertentu:
- Nielsen Insight Reports
- TrendWatching
- Pusat Penelitian Pew
- McKinsey
- Gallup
Dengan mempelajari kebiasaan target market, Anda akan mampu menciptakan sesuatu yang akan Pembeli dapatkan jika berbelanja di toko Anda. Anda juga dapat melihat intensitas belanja Pembeli dan sesuatu yang membuat mereka melakukan pembelian ulang.
Misalnya, Anda adalah seorang pengusaha di bidang fashion dengan menjual produk wanita secara online, maka contoh target market yang bisa Anda tentukan adalah sebagai berikut:
- Target Geografis: Kota-kota besar yang memiliki akses internet dan dapat dijangkau kurir dalam 2-3 hari kerja
- Target Demografis: Wanita yang sudah bekerja dengan rentang usia 17-30 tahun
- Target Psikografis: Pengguna internet dan aktif bermain media sosial dengan penghasilan di atas Rp1.000.000 per bulan yang mengikuti tren fashion masa kini
- Target Behaviours: Selalu berbelanja setelah tanggal gajian (awal bulan) dan cenderung loyal terhadap toko dengan pelayanan yang baik
2. Ciptakan Brand Personality dengan Nama Toko
Nama toko memiliki peran penting dalam pembentukan citra sebuah toko/Penjual. Berikut pertimbangan dalam menentukan nama toko:
- Unik dan bisa mewakili produk yang dijual
- Sesuaikan dengan target market
- Singkat, sederhana, namun bermakna
- Hindari simbol yang sulit dipahami
- Tidak mengandung unsur pelanggaran seperti kata vulgar
3. Sesuaikan Logo dengan Target Market
Anda dapat membuat logo dengan memperhatikan hal berikut:
- Logo toko berbasis teks akan terlihat jelas dan mudah diingat
- Ilustrasi dalam logo toko dibuat sederhana/detail
- Gunakan warna yang terdapat makna pada toko dan produk Anda
- Jenis font dapat menyampaikan konsep brand Anda
Sebagai contoh toko “Chic Girl", menggunakan logo berbasis teks yang dapat menyampaikan pesan bahwa toko mereka menjual produk untuk wanita yang elegant dan juga stylist.
Anda juga bisa menampilkan icon pada logo Anda sebagai identitas tambahan bahwa toko Anda menjual produk yang sesuai dengan logo Anda. Misalnya, terdapat icon baju wanita jika menjual produk fashion wanita, icon bibir jika menjual produk kecantikan, dan lainnya.
Anda dapat mencari referensi logo di internet melalui Pinterest atau website lainnya. Selain itu, Anda juga dapat membuat logo sendiri melalui Canva.
4. Bangun Brand Identity dengan Tampilan Visual Toko
Mengoptimalkan pemilihan logo, warna, dekorasi, dan foto yang senada untuk menciptakan kesan saat Pembeli pertama kali mengunjungi toko Anda.
Anda bisa mencari inspirasi kombinasi warna yang cocok dengan konsep produk & toko Anda untuk kebutuhan tampilan visual toko melalui Pinterest atau website lainnya.
Untuk menambahkan ciri khas toko, buat desain halaman toko menggunakan fitur Dekorasi Toko yang sesuai dengan target market Anda.
Misalnya, Anda menjual produk fashion wanita untuk usia sekitar 17-30 tahun. Maka Anda dapat memilih warna yang cerah dan jenis font yang unik. Tidak lupa hashtag #SimpleKekinian yang terdapat pada foto banner toko, yang dimana konsep yang Anda buat menyesuaikan dengan karakteristik Pembeli Anda yaitu wanita yang mengikuti tren fashion masa kini.
5. Pastikan Foto Produk Unik & Menarik
Foto produk yang baik dapat menarik perhatian calon Pembeli saat mengunjungi toko Anda. Berikut adalah faktor utama yang perlu diperhatikan dalam pemilihan foto produk:
- Relevansi foto dengan produk
- Background foto yang cerah dan netral
- Pilih foto dengan dimensi minimum 500x500 pixel (ratio 1:1)
- Pilih foto dengan resolusi minimum 72dpi
- Pakai model untuk produk fashion (optional)
6. Ciptakan Magnet Brand dengan Experience
Dalam konteks ini, magnet brand merupakan hal-hal yang menjadi daya tarik dari branding. Sebuah brand harus punya "sesuatu" yang pada akhirnya bisa mengubah transaksi menjadi experience yang menyenangkan.
Misalnya, Anda menjual produk merchandise Idol Korea dengan target market remaja wanita yang menyukai produk-produk unik dan aktif bermain media sosial. Produk merchandise identik dengan "produk paketan". Misalnya, produk utamanya adalah earphone dan bonus produknya adalah stiker atau photocard dengan foto Idol Korea. Selain packaging yang unik, beberapa Pembeli tanpa sadar membeli produk karena terpengaruh dengan bonus yang didapatkan.
Anda dapat membuat video unboxing untuk menginformasikan produk yang Anda jual seperti keunggulan produknya, apa saja yang akan Pembeli dapatkan jika membeli produk tersebut, cara menggunakan produk, cara merawat produk agar awet, dan lainnya.
Anda dapat membagikan video tersebut melalui media sosial yang Anda miliki agar pesan yang ingin Anda sampaikan dapat tepat sasaran sesuai target market Anda.
7. Bangun Kepercayaan dari Pelayanan
Pelanggan tentu menginginkan respons chat yang cepat untuk membantu mereka selama proses pembelian. Tidak hanya mengandalkan cepat, susunan kata dengan bahasa yang baik juga akan mempengaruhi kepuasan pelanggan untuk memutuskan pembelian. Agar tidak salah langkah, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membalas chat
- Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dimengerti
- Perhatikan tanda baca dan jangan menggunakan emoticon berlebihan
- Pastikan untuk membalas dengan informasi yang sesuai ditanyakan/dibutuhkan Pembeli
8. Pertahankan Branding dengan Konsistensi
Konsistensi dalam branding akan membangun kesetiaan Pembeli Anda. Selain itu, toko Anda juga akan lebih mudah diingat dan ditemukan. Konsistensi akan membuat toko Anda menjadi lebih kuat dan tidak menutup kemungkinan akan menjadikan toko Anda sebagai pilihan utama mereka untuk mencari produk dan melakukan pembelian.
Komentar
Posting Komentar