Tips Menyusun dan Menganalisa Budget Toko untuk Memaksimalkan Keuntungan
Keberlangsungan bisnis yang lancar tidak akan terjadi tanpa adanya budgeting yang baik. Dengan budgeting yang jelas, Anda dapat memastikan kelangsungan operasional, finansial dan promosi toko berjalan dengan baik. Selain itu, Anda juga dapat menjadikan budgeting sebagai pedoman untuk menghindari penyimpangan, standar untuk evaluasi kinerja, hingga pedoman yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan.
Secara umum, membuat budget dapat membantu membentuk laporan keuangan secara menyeluruh, melacak margin keuntungan, membantu mengurangi resiko kerugian yang tidak terduga, serta menjadi alat untuk menentukan skema dan strategi yang baru untuk menghasilkan keuntungan yang lebih besar di masa depan.
Sebelum melakukan perhitungan, Anda bisa download data dari menu Penghasilan Saya di Seller Centre terlebih dahulu. Pada menu Penghasilan Saya, nominal yang muncul merupakan hasil dari pengurangan harga produk dengan biaya-biaya yang harus dibayarkan oleh Penjual, serta ditambahkan dengan Cashback dari Jasa Kirim jika ada, sehingga Anda tidak perlu menghitung ulang data yang didapatkan.
Jika Anda sudah memiliki data dari Penghasilan Saya, Anda bisa mulai melakukan perhitungan yang mengacu kepada data tahun lalu untuk mendapatkan struktur budget dan siklus penjualan. Kemudian, buat rencana budget sesuai dengan struktur dan siklus penjualan tersebut. Misalnya, Anda memprediksi penjualan pada kampanye Ramadhan kali ini akan meningkat dibanding tahun lalu, maka Anda dapat mengetahui berapa kenaikan budget yang dibutuhkan pada tahun ini dengan mudah.
Selain itu, Anda juga dapat mengisi template budgeting yang tersedia agar lebih mudah dalam mengetahui Gross Profit Margin, Efektivitas Promosi, dan Net Profit Margin. Sebagai contoh, Anda ingin mengukur Efektifitas Promosi (ROI) tahun lalu yang dibandingkan dengan tahun ini dengan rumus berikut:
ROI = Penjualan Setelah Promosi/Biaya Promosi
Di bulan Januari 2020, Penjual mengeluarkan biaya sebesar IDR 13 Juta untuk promosi dan mendapatkan hasil penjualan sebesar IDR 48 Juta. Sedangkan, di bulan Januari 2021, Penjual mengeluarkan biaya IDR 12 Juta dengan hasil penjualan sebesar IDR 182 Juta. Maka, efektivitas promosi Penjual tersebut adalah:
ROI Tahun 2020 = IDR 48,8 jt/IDR 13 jt = 3.7
ROI Tahun 2021 = IDR 182 jt/IDR 12 jt = 15.1
Untuk mengetahui apakah ROI Anda sudah baik, cek angka hasil perhitungannya. Semakin tinggi angka yang didapatkan, maka semakin baik investasi yang Anda lakukan. Jika Anda belum mencapai target yang diinginkan, ubah strategi promosi untuk mendapatkan ROI yang lebih tinggi.
Selain itu, untuk memaksimalkan Net Profit Margin, Anda bisa melakukan efektivitas pada Fixed Cost atau biaya pasti yang dikeluarkan setiap bulannya (operasional, sewa, gaji, material pengemasan, dll) dengan mengevaluasi kinerja operasional tahun lalu dan melakukan peningkatan operasional di tahun yang baru, seperti merubah SOP proses dan bahan pengemasan guna menghemat pengeluaran.
Pelajari cara membuat Budgeting yang mudah dengan menonton video, download materi, serta buat salinan (Pilih File > Make a copy) dari template berikut. Selamat mencoba!
Komentar
Posting Komentar