Tips Meningkatkan Penjualan Melalui Produk Idaman
Manajemen Lean
📍 Definisi
Manajemen lean: Metode yang diimplementasikan pada bisnis dengan tujuan untuk mencegah pemborosan ataupun proses-proses yang tidak bernilai tambah.
Pada umumnya, konsep manajemen lean berfokus pada 3 hal:
- Identifikasi nilai dan analisa kebutuhan
- Pemetaan value stream
- Perbaikan yang berkelanjutan
Contoh Manajemen Lean yang Tidak Baik
Berdasarkan contoh ilustrasi di atas, sebanyak Rp120.000.000 tertahan dikarenakan manajemen lean yang tidak baik dimana Anda menyimpan produk-produk yang tidak diminati oleh Pembeli. Ilustrasi di atas bahkan belum termasuk dengan biaya penyimpanan dari produk-produk tersebut.
Uang yang tertahan dapat dimanfaatkan untuk hal-hal lainnya. Jika Anda menerapkan manajemen lean dengan baik, maka jumlah produk dan uang yang tertahan tidak akan terlalu besar.
Pengalaman Berbelanja yang Baik
Tidak semua Pembeli mahir dan memiliki banyak waktu untuk berselancar di aplikasi atau situs Shopee. Pembeli memiliki karakteristik dan latar belakang yang berbeda-beda. Posisikan diri Anda seperti Pembeli yang menggunakan Shopee untuk menemukan produk dengan dengan waktu dan kondisi yang terbatas.
Perhatikan hal berikut untuk memberikan pengalaman berbelanja yang baik kepada Pembeli:
- Jumlah produk di toko
Pembeli yang memilih untuk melihat seluruh produk Anda mungkin akan bersemangat untuk menyusuri 4 sampai 5 halaman teratas.
- Kategori produk
Saat Pembeli kesulitan menemukan produk yang diinginkan, Pembeli akan melakukan pencarian melalui kategori produk.
- Dekorasi Toko
Tampilan Dekorasi Toko dengan warna yang selaras dapat menarik minat Pembeli dan betah untuk menyusuri toko Anda.
Menerapkan Manajemen Lean
Bisnis Saya
Download data performa produk Anda setiap bulannya dengan cara klik Export di halaman Performa Produk pada bagian Bisnis Saya pada Seller Centre. Gabung data Performa Produk dari setiap bulan dalam satu file untuk menganalisis produk Anda secara mendalam.
Perhatikan informasi Pengunjung, Konversi, Total Produk Dibayar, Nilai Pesanan, dan informasi lainnya yang Anda butuhkan untuk menganalisis produk.
Stok kuantitas produk Anda sesuai dengan jumlah penjualan terhadap produk tersebut. Jangan stok produk secara berlebihan, terutama pada produk dengan penjualan yang rendah. Pada idealnya, pastikan stok produk Anda yang laris lebih banyak dibandingkan dengan produk Anda yang kurang diminati. Hal ini perlu Anda lakukan untuk memaksimalkan dana dan ruangan penyimpanan yang Anda miliki.
Menyimpan terlalu banyak produk dengan penjualan yang rendah akan menghambat arus kas bisnis Anda. Sebagai contoh, jika produk A hanya terjual sebanyak 100 pcs / bulan, maka jangan stok produk hingga 1.000 pcs karena produk tersebut akan menumpuk di gudang Anda selama kurang lebih 10 bulan. Menyimpan produk dalam jangka waktu yang panjang dengan kuantitas yang banyak akan merugikan bagi bisnis Anda, baik dari segi ruang penyimpanan dan biaya pemeliharaan produk-produk tersebut.
Anda bisa menganalisis siklus produk dengan membandingkan Total Produk Dibayar setiap bulannya. Disarankan untuk melakukan analisis setiap 3-6 bulan sekali untuk menentukan siklus produk yang tepat.
Analisis Produk
Siklus Hidup Produk
Penjualan setiap produk akan berpacu dengan waktu, maka dari itu, Anda perlu untuk memperhatikan siklus hidup produk yang Anda jual.
Siklus hidup produk dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor dari luar sehingga Anda perlu untuk memperhatikan hal-hal berikut:
- Tren pasar
Produk dengan penjualan yang cenderung naik seiring dengan dibutuhkannya produk tersebut pada musim atau momen tertentu.
Contoh-contoh produk dapat meliputi hampers, baju muslim lebaran, dan jas hujan.
- Tren produk
Produk yang sedang digandrungi di masa dan/atau wilayah tertentu.
Contohnya ialah penjualan sepeda lipat meningkat di Jakarta.
- Perlakuan terhadap produk
Program promosi dan diskon cenderung untuk mengubah kuantitas pembelian terhadap produk.
- Demografi Pembeli
Produk dengan penjualan yang lebih baik di wilayah tertentu.
Contohnya ialah penjualan sajadah yang cenderung lebih laris di Aceh dan Riau.
Tidak semua produk melewati setiap tahapan siklus hidupnya. Sebagai contoh, pada awal tahun 2020, banyak Penjual yang menjual masker di tokonya dikarenakan tingginya kebutuhan dan permintaan pasar. Walau secara umum penjualan masker meningkat, namun karena tingginya persaingan maka keuntungan yang diperoleh tiap Penjual tidak besar.
Agar penjualan produk Anda berjalan lancar sesuai dengan siklus hidup produknya, Anda dapat mengikuti cara berikut:
Siklus hidup produk | Permasalahan produk | Cara mengatasi |
Perkenalan | Produk baru yang masih belum diketahui oleh banyak Pembeli. | Perkenalkan produk secara rutin dengan memanfaatkan fitur Naikkan Produk dan Shopee LIVE. Buat voucher yang dapat Anda berikan ke Pembeli untuk menarik minat mereka. |
Perkembangan | Produk yang sudah cukup dikenal, sedang tren, dan memiliki peminat yang cukup tinggi. | Nominasikan produk untuk Flash Sale. Buat Paket Diskon atau Kombo Hemat yang menggabungkan produk terlaris dengan produk baru yang masih dalam tahap Perkenalan. Update produk dengan cara menambah variasi atau jenis produk. |
Kedewasaan | Produk cenderung mengalami penurunan penjualan karena persaingan pasar. | Lakukan Promo Toko dengan membuat harga produk sedikit lebih rendah dari kompetitor. Buat voucher khusus untuk produk yang mengalami penurunan peminat agar dapat bersaing. Pasang Iklan Shopee untuk meningkatkan engagement. Jika terdapat beberapa varian, fokuskan penjualan pada produk dengan varian yang terlaris. |
Penurunan | Anda telah menerapkan berbagai promosi namun penjualan menurun karena produk mulai dilupakan Pembeli. | Buat promo clearance sale atau cuci gudang dengan menjual produk dengan harga dasar atau lebih murah. Buat Flash Sale Toko Saya. |
Mengeliminasi Produk dan Hal yang Tidak Menguntungkan
Analisis produk-produk Anda yang tidak memberikan keuntungan terhadap bisnis Anda. Produk-produk yang tidak memberikan keuntungan pada umumnya merupakan produk yang tidak kunjung laku sehingga menumpuk di gudang Anda. Cari tahu produk-produk dengan penjualan yang rendah dengan cara melakukan analisis terhadap penjualan produk pada tiap bulannya.
Anda dapat memeriksa daftar produk dengan penjualan yang paling kecil dan tidak mengalami perkembangan melalui Bisnis Saya. Periksa Performa Produk dengan memilih kriteria Produk pada bagian Pesanan Dibayar untuk melihat jumlah penjualan setiap produk yang Anda peroleh pada Periode Data tertentu.
Setelah Anda mengetahui produk tersebut, lakukan promo clearance sale untuk menghilangkan produk-produk tersebut dari gudang Anda dan untuk menghindari pengeluaran berlebih di kemudian harinya.
Dengan mengeluarkan produk-produk yang tidak menguntungkan, maka Anda akan mendapatkan ruang yang lebih banyak untuk diisi dengan produk-produk yang lebih menguntungkan.
Tidak semua produk dapat Anda anggap sebagai produk yang merugikan selamanya. Terkadang, beberapa produk yang Anda rasa tidak memberikan keuntungan akan memberikan keuntungan di waktu tertentu. Anda perlu melihat tren penjualan tiap produk untuk melihat pada periode kapan saja produk-produk tersebut laris terjual atau informasi lain yang Anda butuhkan untuk menjadi pertimbangan waktu dan kuantitas saat melakukan stok produk.
Anda juga perlu mengetahui produk-produk mana saja yang dapat Anda tingkatkan untuk mengembangkan bisnis Anda salah satunya dengan cara meng-update produk.
Update Produk
Lihat peluang pasar dan kembangkan bisnis Anda dengan meng-update produk-produk di toko Anda. Dengan meng-update produk, Anda dapat meningkatkan penjualan produk tersebut.
Untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan terarah dalam meng-update produk, Anda perlu menganalisis riwayat produk dan data penjualan. Cari tahu produk-produk dengan penjualan yang masih sedikit namun mulai berkembang, atau kumpulkan produk-produk yang banyak ditanyakan oleh Pembeli Anda. Pada umumnya, produk-produk ini merupakan produk-produk baru atau yang masih dalam siklus Perkenalan.
Selain dapat melakukan pendataan manual berdasarkan chat dari Pembeli terkait produk Anda, Anda juga dapat memanfaatkan fitur Bisnis Saya. Pilih kriteria Halaman Produk Dilihat dan Produk pada bagian Tambah Ke Keranjang dan Pesanan Dibayar untuk membandingkan jumlah produk Anda yang dilihat, jumlah produk Anda yang dimasukkan ke keranjang, dan jumlah produk Anda yang benar-benar terjual. Dengan tiga kriteria ini, Anda dapat menganalisis produk-produk mana saja yang sebenarnya banyak diminati oleh Pembeli namun tidak berhasil terjual. Idealnya, jarak antara ketiga kriteria tersebut tidak begitu signifikan.
Setelah memperoleh data, update produk ketika produk masuk ke tahap Perkembangan atau Kedewasaan dengan cara berikut:
Anda dapat menentukan cara untuk meng-update produk Anda sesuai dengan kebutuhan. Sebagai contoh, jika banyak Pembeli yang menanyakan ukuruan pada produk A, maka Anda dapat menggunakan cara resizing untuk produk tersebut sesuai dengan permintaan Pembeli.
Perkembangan yang Berkelanjutan
Agar siklus produk Anda berjalan dengan baik, lakukan evaluasi analisis secara rutin dan temukan hal baru yang dapat Anda kembangkan. Analisis secara rutip perlu Anda lakukan karena performa penjualan setiap produk mengalami pasang dan surut dengan durasi yang berbeda-beda.
Melalui analisis yang Anda lakukan secara rutin, Anda dapat mengetahui produk yang paling layak untuk Anda jual. Hal ini dapat menghindari Anda dari penyimpanan produk yang hanya akan merugikan bagi bisnis.
Agar hasil semakin akurat dan sesuai dengan kebutuhan Pembeli, Anda dapat melakukan survey kepada Pembeli. Anda dapat menanyakan jenis-jenis produk yang paling mereka sukai dan produk-produk yang mereka harapkan.
Selain mengenal Pembeli Anda, Anda juga perlu mempelajari kompetitor Anda. Kompetitor Anda dapat menambah wawasan Anda mengenai produk-produk lain yang diminati Pembeli dan Anda juga dapat mengetahui kekurangan produk dari toko Anda.
💡 Tips
Untuk memaksimalkan penjualan Anda melalui produk idaman, Anda dapat menerapkan hal-hal berikut:
Kelompokkan produk-produk Anda dengan menggunakan fitur Kategori Toko agar Pembeli lebih mudah menemukan produk di toko Anda. Anda dapat mengelompokkan produk-produk Anda berdasarkan kategori, fungsi, hingga promo produk.
Manfaatkan fitur Dekorasi Toko untuk mempercantik toko Anda. Pastikan dekorasi toko terlihat profesional agar Pembeli semakin percaya terhadap toko Anda. Tampilkan promo yang sedang berlangsung melalui banner toko.
Koleksikan produk unggulan di toko Anda dalam Produk Pilihan Toko untuk memikat lebih banyak Pembeli.

Komentar
Posting Komentar